Sugali, Sebuah Cerpenisasi Lagu Iwan Fals


Aku telah mengenalnya jauh sebelum seluruh negeri heboh menanggapi suara berita-berita yang tertulis dalam koran. Hampir sebagian besar media memang memuat cerita tentang dia, seorang lelaki yang sering keluar masuk bui dan jadi buronan polisi, Sugali. Dia adik bapakku, tapi justru tidak pernah bersedia kupanggil paman. Dia lebih suka kupanggil dengan nama saja, tanpa embel-embel lain.

“Sugali. Panggil Gali saja. Persetan segala formalitas keluarga!” katanya saat pertama kali bertemu. Umurku hampir 15 tahun waktu itu, dan dia dengan sangat mengejutkan hadir di prosesi pemakaman Bapak. Kejadian yang sangat mengherankan karena menurut cerita-cerita Bapak semasa hidup, adik satu-satunya itu seperti angin yang tak bisa diam di satu tempat hingga aku dan adik-adikku, keponakan-keponakannya, tak pernah mengenalnya. Sangat mengherankan jika dia bisa tiba-tiba muncul tepat di hari kematian Bapak kecuali kemungkinan bahwa sebenarnya Sugali dan Bapak selalu saling berhubungan. Entah bagaimana caranya, hanya mereka berdua yang tahu. Jikalau tidak demikian, hubungan batin mereka pastilah lebih erat hingga punya kemampuan kontak batin melampaui kewajaran. Kenyataan yang baru kuketahui jauh bertahun-tahun setelahnya, ternyata Bapak memang menyembunyikannya dari keluarga.

Kematian Bapak seakan memicu tombol di dalam hatinya untuk dengan penuh kesadaran mengambil alih tanggung jawab mengurus aku, Ibu dan kedua adikku. Tentu saja dia tidak menggantikan Bapak dalam arti sebenarnya, tapi dialah yang membuat perekonomian keluarga kami tetap stabil. Semua kebutuhan dia yang mencukupi walaupun Ibu tidak pernah benar-benar mengharapkannya. Dia jadi seperti sinterklas yang tiba-tiba saja jatuh dari langit tepat di atas tungku dapur keluarga kami. Rasa tanggung jawabnya tidak bisa dibilang murahan walaupun memang dia hampir tidak pernah bertandang karena alasan kesibukannya.

Hanya satu yang kusesali, semua yang kami dapatkan darinya ternyata hasil kerja haram. Baru aku ketahui justru ketika keluarga telah banyak berhutang budi kepadanya. Modal Ibu membuka toko kelontong, biaya sekolahku dan adik-adik, fitrah lebaran atau apapun yang pernah dia berikan pada kami … semua adalah hasil menggarong.

Garong. Sugali adalah seorang garong.

Sungguh, jika dia tidak datang pada suatu malam berhujan dengan luka tembak yang berdarah-darah pada paha kanannya, aku dan Ibu tidak akan pernah menyangka demikian.

“Kawanku mati semua. Untung nyawaku ada sembilan,” dia berkata saat Ibu dengan tangan gemetar membalut lukanya. Lalu dia menunjuk sesuatu yang terikat di pinggangnya sambil tertawa untuk sekedar meredakan ketegangan kami, “Jimat ini ternyata palsu!”

Aku menggigil karena marah dan kecewa. Ibu pun sama, tapi semua telah telanjur. Sugali hanya berkali-kali mengucapkan maaf sambil berjanji tidak akan membawa kami dalam kesulitan. Dia memohon agar Ibu mau meminjamkan sedikit uang padanya lalu dapat pergi malam itu juga. Dia memang tertangkap pada akhirnya, jauh di kota lain karena peluru yang masih tertinggal di paha kanannya ternyata membuatnya demam tinggi berhari-hari dan memperlambat gerak pelariannya.

Lewat beberapa tahun kemudian, namanya justru semakin berkibar di dunia hitam. Pengalaman keluar masuk bui, semakin membuatnya mempunyai banyak kawan yang kemudian di belakang hari digalangnya untuk membentuk kelompok kejahatan baru yang sangat berbahaya. Mereka komplotan yang tidak segan-segan membunuh untuk mendapatkan bayaran, bahkan menggarong menggunakan senjata api. Kerja mereka pun sangat rapi hingga polisi selalu kesulitan untuk memburu jejak dalam usaha menangkap mereka. Makin besarlah namanya. Makin ditakuti sepak terjangnya karena  kehebatan dan kesadisannya.

Muncul cerita-cerita tentangnya, ada yang mendekati benar, ada yang sangat mengada-ada. Seperti misalnya yang mengatakan bahwa Sugali adalah garong sakti, berani dan tidak bisa mati. Suara senapan hanya dianggap petasan. Tiada rasa ketakutan karena dia punya ilmu kebal senapan. Tak ada yang mampu melawannya, polisi paling jagoan dengan persenjataan lengkap sekalipun akan takluk.

Dengan cerita mengenai dirinya yang simpang-siur, Sugali toh tidak merasa terganggu. Semakin lupa daratan dan foya-foya saja kerjanya. Hampir setiap malam Sugali dan kawan-kawan garongnya itu bersukaria. Menyanyi dan menari di lokasi WTS kelas teri. Asyik lembur sampai pagi, joget sampai lecet dan mabuk-mabukan memuaskan kehausan mereka akan dosa. Mulut pamanku itu pastilah tiada henti tertawa dan melontarkan kata-kata kotor seperti penjahat murahan yang lancang menantang langit sembari tangannya genit kitik cewek binal paling buset yang cekikikan, sibuk menguras uang dari kantongnya. Begitulah, usai garong langsung hambur uang. Hasil kerja haram dipakai untuk yang haram. Peduli setan!
Ah, Sugali pamanku, ramai sudah orang bergunjing tentang dirinya yang tak juga hinggap rasa jemu. Ironis, atas pertolongannya aku mampu mapan dalam kehidupan, tapi dia justru tetap berkutat dengan jalan suram yang dipilihnya, sesuram hari depannya …

Aku tahu, di dalam hatinya yang mengeras, pastilah ada rasa was-was yang sayangnya tidak membuatnya wawas, karena semakin lama pergerakan komplotannya telah jadi semakin sempit akibat kegigihan polisi yang selalu memburu mereka. Tapi Sugali malahan semakin jumawa dan bermata beringas menantang, seakan-akan menunggu datang peluru yang panas, kelak di waktu hari nahas. Aku yakin itu, karena menurutku cerita tentang kekebalannya hanyalah omong kosong belaka. Aku pernah jadi saksi bahwa dia bukanlah manusia setengah dewa. Buktinya, pelor pernah bersarang di paha kanannya. Dia hanya manusia biasa, utuh penuh. Mulut orang saja yang membuatnya terkesan hebat.

Sampai pada suatu ketika, polisi yang mengetahui keberadaan Sugali bersama  komplotannya melakukan penyergapan secara mendadak dan rahasia. Tindakan yang tepat untuk meminimalisasi kemungkinan kebocoran informasi karena kenyataan bahwa mereka sangat sulit disergap. Sebagian hatiku sangat ingin dia tertangkap, tapi sebagian hatiku yang lain mengkhawatirkan nyawanya. Hanya ada dua pilihan yang sama-sama mengerikan, mati atau tertangkap. Tapi tentu saja dia tidak akan mau tertangkap, mempertahankan diri sampai mati adalah pilihannya, aku yakin itu.

Maka terjadilah tembak-menembak yang sengit di dini hari itu ketika komplotan raja tega Sugali tengah lengah berpesta merayakan keberhasilan mereka menggarong sebuah bank dan menewaskan seorang polisi yang tengah berjaga. Polisi berhasil mendesak komplotan itu dan mengatasi krisis dalam waktu 3 jam. Beberapa orang di pihak polisi terluka, tapi seluruh anggota komplotan tewas tertembak. Hanya Sugali yang tidak ditemukan. Orang-orang kemudian jadi bebas membuat cerita baru: kesaktian Sugali membuatnya lolos dari maut, tapi kini dia ciut lalu bersembunyi ketakutan.

Saat aku bertemu dengannya di tempat rahasia, beberapa hari setelah penggerebekan itu, senyumnya senyum orang kalah.

“Entah harus berterimakasih atau memakimu,” dia berkata.
“Yang penting kau selamat.”
“Jika boleh memilih, aku malah ingin mati bersama mereka.”
“Jangan. Aku, Ibu dan adik-adik masih banyak berhutang padamu. Jika kau mati, tak ada lagi kesempatan kami membalasnya.”
“Seharusnya aku ada di sana,” katanya menyesali diri. Lalu tangannya meraih pistol dari balik jaketnya, mengarahkannya ke kepalaku, “Jika menuruti nafsu, aku bisa membunuhmu sekarang.”
“Untuk apa?”
“Untuk kawan-kawanku.”
“Tidak perlu menyusahkan dirimu. Mereka toh sampah masyarakat.”
“Aku pun sampah.”
“Tapi kau adik bapakku. Tentu saja aku tidak mau melihatmu konyol.”
Rahangnya mengeras.
“Jadi maumu apa?”

“Sebaiknya serahkan dirimu. Bertahan dengan keadaanmu sekarang hanya sesuatu yang percuma karena ruang gerakmu semakin sempit. Ditambah imbalan tukar informasi tentang komplotan-komplotan sejenis yang jelas kau tahu, hukumanmu bisa lebih ringan. Setidaknya bukan hukuman mati.”
Sugali meludah, “Jika kau tidak memintaku untuk menemuimu di malam penyergapan itu, yang ternyata hanya akal-akalanmu, bukankah seharusnya aku berada bersama kawan-kawanku dan sudah tertangkap atau bahkan mati seperti mereka?”

“Tidak ada pilihan lagi. Hanya itu yang bisa aku lakukan.”

“Seharusnya kau biarkan aku mati saja bersama mereka. Sampai kapanpun aku tidak akan mau menyerahkan diri!”

Sudah kuduga kata-kata itu akan muncul. Di malam peyergapan itu, aku memang sengaja mengundangnya ke suatu tempat, hanya untuk menjauhkannya dari maut. Aku memang ingin melihatnya selamat dan tetap hidup, baik tertangkap atau tetap buron, walaupun itu mengingkari tugas polisi semacamku. Itu saja. Untuk menyelamatkannya seorang diri aku masih mampu, tapi tidak untuk seluruh anggota komplotannya.
“Jika begitu, lari dan sembunyilah! Biarkan saja orang-orang membicarakan ketakutanmu dalam persembunyian seperti seorang pengecut, asal bukan kematianmu!”

Pistolnya meletus di akhir kata-kataku. Bukan diarahkan padaku karena tangannya terangkat dan peluru melesat ke udara. Lalu seperti sebuah adegan melodrama yang membuatku menangis, tanpa mengatakan apapun lagi dia melontarkan pistolnya jauh-jauh dan pergi begitu saja.
Itulah Sugali, seorang lelaki yang menjadi buronan polisi nomer satu. Dia adalah pamanku, adalah adik bapakku. Seorang yang selama ini justru kulindungi dengan wewenangku karena mengingat budinya yang besar di masa lalu.

Entah kemana perginya, tidak pernah lagi aku mendengar namanya sejak pertemuan kami yang terakhir di malam itu.

O, bisik jangkrik di tengah malam tenggelam dalam suara letusan
Kata berita di mana-mana tentang Sugali tak tenang lagi dan lari sembunyi …

Cigugur, 26 Maret 2012
-          dikembangkan dari sebuah lagu karya Iwan Fals, “Sugali”.
-          Kata dan kalimat yang tercetak miring diambil dari syair lagu aslinya dengan sedikit perubahan di beberapa kata untuk menyesuaikan dengan konteks kalimat pada cerita.


Sugali : Oleh A K Basuki

Pendakian Massal Nasional Gunung Slamet VI

-

Asssalamualaikum Wr. Wb.
Salam Lestari

Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Tegal ke 412 tahun 2013, Gabungan Pecinta Alam Slamet (Galas) bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Tegal mengadakan kegiatan Pendakian Massal Nasional Gunung Slamet ke VI, kegiatan diagendakan setiap dua tahun sekali, tujuannya untuk ikut serta dalam memperingati hari jadi kabupaten Tegal, mempererat tali silaturahmi antar pecinta alam, dan sebagai wahana promosi obyek wisata guci. Dari kegiatan pendakian massal ke 1 s.d 5, Alahamdulillah berjalan dengan lancar dan setiap tahun terjadi peningkatan jumlah peserta yang sangat signifikan. berdasarkan data peserta pendakian terdapat peserta dari berbagai kota/kabupaten di wilayah Indonesia seperti ; Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Semarang, Surabaya, Malang, Nias, Kalimantan dan beberapa wilayah lainnya di Indonesia, bahkan terdapat peserta dari Luar negeri tercatat berasal sari Republik Ceko dan Jerman. Pada pendakian Massal ke 5 jumlah peserta mencapai 500 orang lebih, dan sambutan serta kesan dari para peserta juga sangat positif.

Setelah sukses dengan pendakian massal nasional I, II, III, IV, dan V tim GALAS (Gabungan Pecinta Alam Slamet) kembali akan mengadakan pendakian massal nasional ke-6
Maksud diadakannya acara ini adalah untuk memperingati HUT Kab. Tegal ke-407 tahun dan memperingati hari linkungan hidup serta untuk mempererat tali kekerabatan di antara sahabat – sahabat petualang alam bebas.

PELASANAAN : tanggal : 7 – 9 juni 2013
JALUR PENDAKIAN : start dari OW. Guci Kab. Tegal Jawa Tengah
TEKNIS PENDAFTARAN :

Peserta terbuka untuk pelajar,mahasiswa dan umum
Biaya pendaftaran sebesar Rp. 85.000,-
Pendaftaran bisa dilakukan secara langsung di bascamp GALAS yang terletak dikomplek perkantoran OW Guci
Peserta yang memiliki penyakit khusus (jantung, diabetes, asma, hipertensi,dll) dianjurkan berkonsultasi terlebih dahulu dan mempersiapkan obat – obatan pribadi.
Peserta membayar biaya pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku, paling lambat tanggal 20 mei 2013.
Untuk peserta yang berada di luar tegal bisa berkoordinasi dengan panitia tentang teknis pendaftaran di luar tegal.

FASILITAS :

T-shirt exclusive
Stiker
Medical chek
Asuransi
Tiket masuk OW Guci
Makan 2x
Home stay (penginapan)
Pemandian air panas guci
Door prize

PERLENGKAPAN WAJIB PESERTA :

Backpack min. 35 liter
Jaket (pakaian hangat)
Jaz hujan/ rain coat
Tenda/ dome
Senter/ lampu badai / alat penerangan lainnya
Sleeping bag (kantong tidur)
Logistic (makanan selama diperjalanan pendakian)
Obat – obatan pribadi
Perlengkapan masak
Sarung tangan
Kaos kaki secukupnya
Sepatu tracking (lebih dianjurkan)
Dan perlengkapan lainnya sesuai kebutuhan


KONFIRMASI PENDAFTARAN :

Peserta diaharap melakuakan konfirmasi sebelum tanggal 20 mei 2013, bagi yang melewati batas pendaftaran di harap menghubungi panitia, jika tidak ada konfirmasi dianggap batal.
Unutk peserta luar daerah yang kesulitan akses dengan KORWIL (kordinatror wilayah) / dikota yang tidak terdapat korwil bias mendaftar online dengan cara mentransfer uang pendaftaran melalui rekening BRI No.0068-01-018478-50-2 an. ARDIYANI WAHYUNINGRUM dan bukti / struk transfer jangan sampai hilang guna registrasi ulang.
(setelah mentransfer dimohon untuk konfirmasi kenomer 085729550882-Bembeng)

JADWAL ACARA / ITINERARY

Jumat 07 – 06 – 13
• 14.00 – 18.00 : daftar ulang, pembagian fasilitas, medical chek
• 20.00 – 22.00 :Technical meeting
• 22.00 – : istirahat
Sabtu 08 – 06 – 13
• 06.00 – 06.30 : senam bersama
• 06.30 – 07.30 : makan pagi (disediakan oleh panitia)
• 07.30 – 08.30 : upacara pembukaan dan pelepasan peserta pendakian
• 08.30 – 09.00 : start pendakian
• 09.00 – 17.00 : perjalanan menuju pos 5 /batas vegetasi / Base Camp terahir
• 17.00 – : istirahat
Minggu 09 – 06 – 13
• 02.30 – 03.00 : persiapan summit ke puncak slamet
• 03.00 – 05.00 : summit attack ke puncak slamet
• 05.00 – 08.00 :menikmati puncak gunung tertinggi di jawa tengah sekaligus terbesar di pulau jawa
• 08.00 – 09.00 : turun menuju pos 5
• 09.00 – 10.00 : istirahat
• 10.00 – 10.30 : packing untuk menuju OW Guci
• 10.30 – 14.00 : perjalanan menuju OW Guci
• 14.00 – 15.00 : sampai di OW Guci dilanjutkan makan siang (disediakan oleh panitia)
• 15.00 – 15.30 : upacara pembubaran
• 15.30 – : SAYONARA – SAMPAI JUMPA DI PETUALANGAN BERIKUTNYA

KETERANGAN LAIN – LAIN
1. Peserta diwajibkan melampirkan tanda pengenal (KTP/SIM /dsb) sebanyak 2 lembar
2. Jadwal acara bersifat tentatife dan sewaktu – waktu dapat berubah sesuai dengan kondisi lapangan (seperti kondisi alam yang tidak memungkinkan untuk didaki karena aktifitas vulkanik gunung yang sedang meningkat dan bisa menimbulkan resiko)
3. Bagi peserta yang ingin mengetehui informasi dan perkembangan lainnya silahkan hubungi
Fauzan : 085740007877, 081234529028
Amin : 085640646707
Benk2 : 085729550882

Sikap Pasrah Iwan Fals dan Eric Clapton

Assalamu'alaikum saudaraku semua, hari ini dwisTROi mencoba untuk memuat tulisan yang berasal dari ocehan salah seorah kawan di twitter dengan id eae18 tentang Sikap Pasrah Iwan Fals dan Eric Clapton.

Masih ingat dengan lagu hadai saja? pasti donk, namanya juga Falsmania. Nah, mnurut kawan saya tersebut, dari lagu tersebut ada banyak pelajaran yang dapat kita petik dari seorang Iwan Fals dan Eric Clapton khususnya tentang sikap pasrah. Berikut beberapa uraian yang akan kami tulis menjadi beberapa point :

1. Hadapi Saja - Iwan Fals . Lirik lagu ini menggambarkan akan sikap pasrah Iwan Fals ketika menghadapi musibah kematian putranya.

2. Galang Rambu Anarki, anak perama Iwan Fals meninggal 25 April 1997. Di hari kedua kematiannya, saya (eae18) ke rumah Iwan Fals. Ia terlihat tegar dalam menghadapi musibah tersebut, walau berat aku rasa kita semua mengerti.

3. Iwan Fals tetap terlihat tegar meski rasa dukanya tak bisa ditutupi dari raut wajahnya. Pas masuk lohor, Iwan Fals ambil air wudhu.

4.Air wudhu itu, satu-satu jatuh dari wajah Iwan Fals. Beberapa air wudhu tampak terlihat membasahi rambutnya yang panjang itu.

5. Saya (eae18) melihat Iwan Fals bukan hanya lelaki pemilik Dan II, tetapi juga sosok ayah yang sangat tegar menerima ujian Allah. Meski duka begitu dalam

6. Tahun 1997, saya (eae18) ikut latihan bola dg kawans Tabloid GO yang dilatih Bambang Nurdiansyah. Iwan Fals ikut latihan setiap hari Selasa.

7. Sungguh, tak semua orang siap menghadapi kematian. Lagu Hadapi Saja, hasil refleksi Iwan Fals bagaimana sikap pasrah harus didedahkan.

8. Relakan yang terjadi takkan kembali, Ia sudah milikNya bukan milik kita lagi, Pasrah pada Ilahi hanya itu yang kita bisa Ambil hikmatnya ambil indahnya.

9. lirik lagu Hadapi Saja Iwan Fals sudah sampai pada titik mukhlas, bukan mukhlis. Sikap serupa dialami Eric Clapton ketika anaknya, Conor

10. Clapton, penyanyi asal Inggris mencipta Tears in Heaven atas kematian anaknya yang baru berumur empat tahun krn jatuh dari lantai 53

11. Conor Clapton jatuh dari apartemen New York City. Sama dg Iwan, kematian anaknya membuat Eric berubah dalam warna musiknya, lebih dalam.
 12. Simak lirik Tears in Heaven: Would you know my name, If I saw you in heaven? Would you feel the same, If I saw you in heaven?
13. Iwan Fals dan Eric Clapton punya kesamaan, kematian anaknya. Sama-sama penyanyi hebat. Tak semua orang mampu menghadpi kematian keluarga.

14. Mungkin di antara kita, pernah alami hal serupa. Ujian Allah memang selalu tak terduga menjemput dalam diri. Sejauh mana kita siap menghadapi?
 15. Tanamkan sikap: yang paling dekat dengan diri kita adalah kuburan. Ke mana saja kaki melangkah, selangkah kaki ke kuburan.
16. Siapa saja yang mampu melewati musibah dg bersandar pada kehadiran Allah, insya Allah akan diberi jalan lempang, jalan keabadian.
 17. Semoga Galang Rambu Anarki dan Conor Clapton bisa menjadi pelajaran buat kita, bagaimana cara menghadapi musibah kematian.
18. Saya dan Anda hanyalah berjalan mengikuti kehendakNYA. Perjalanan dari shelter ke shelter menuju terminal terakhir. Terminal kematian .

19. Maka kalbu yang selamat adalah kalbu yang sudah terbuka. Kalbu yang sudah melihat kilauan cahaya. Kilauan Nur Ilahi.
Demikianlah sedikit kicauan kawan saya, singkat namun sangat memotivasi kita untuk tetap ingat akan kematian. Tidak ada yang dapat kita banggakan, semua bakal sirna. Hanya ketakwaan kitalah yang InsyaALLah akan menjadi modal kita di kehidupan kelak.

Berdoalah sambil berusaha, agar hidup jadi tak sia-sia (Iwan Fals - DOA).
Salam damai kami sepanjang hari.

Wassalam

Tetap Sehat di Usia Senja ala Iwan Fals

Iwan Fals
MENJAGA kesehatan pada usia senja memang tidaklah mudah. Kebiasaan pada saat usia muda menentukan kesehatan Anda di hari tua nanti.

Kebutuhan kalori pada lanjut usia (lansia) tergantung dari usia, tinggi badan, berat badan, aktivitas, dan ada tidaknya penyakit yang menyertainya. Sejalan dengan bertambahnya usia, metabolisme tubuh dan kemampuan organ cerna akan menurun sehingga asupan makanan dan minuman yang berlebihan bisa menjadi beban kerja bagi organ-organ tubuh yang juga telah lansia.

Seperti yang dirasakan salah satu artis senior Indonesia, Iwan Fals. Kebiasaan begadang yang dulu pernah dilakukan semasa muda, lambat laun mulai ditinggalkannya. “Usia sudah setengah abad begini, tentu harus pintar jaga kesehatan, dulu waktu muda sih enggak masalah rasanya kalau bekerja sampai larut malam. Sekarang saya harus cukup istirahat biar kondisi badan tetap fit di usia seperti ini,”

Iwan Fals terlihat begitu awet muda di usianya yang akan menginjak 52 tahun, pada 3 September 2013 mendatang. Ia selalu punya cara dalam menjaga kesehatan tubuh hingga tetap fit di usia yang tidak muda lagi. Seperti apa cara Iwan menjaga kesehatan? Yuk, lihat videonya dibawah ini !



sumber : kapanlagi dengan beberapa penambahan.

Sandal Fals Mania

Sandal atau sendal adalah salah satu model alas kaki yang terbuka pada bagian jari kaki atau tumit pemakainya. Bagian alas (sol) dihubungkan dengan tali atau sabuk yang berfungsi sebagai penjepit (penahan) di bagian jari, punggung kaki, atau pergelangan kaki agar sandal tidak terlepas dari kaki pemakainya. (wikipedia)

Nah, pada kesempatan kali ini kami dari dwisTROi bermaksud untuk mempromosikan produk baru kami selain Kaos Iwan Fals. Ya, seperti judul diatas, SANDAL FALS MANIA.

Langsung saja, dwisTROi tampilkan contoh SANDAL FALS MANIA dibawah ini :


Sandal Fals Mania
Keterangan produk :
Bahan : Spon Cutting
hand made
Harga : Rp. 36.500
Sistem pemesanan : Pre Order (anda pesan, kami kerjakan. Estimasi pengerjaan +/- 4 hari).



Untuk tulisan FALS (kanan), MANIA (kiri) dan DWISTROI (seperti pada contoh diatas) kami buat sesuai dengan pesanan anda.


Cara Pemesanan :

Berikut ini adalah cara pemesanan untuk pembelian Produk _dwisTROi_.
1. SMS kode barang dan jumlah pesanan ke No 0852 9072 2081, dengan Format:[Nama Lengkap_Kode barang_Jumlah Pesanan_ukuran].

---------------------------------------------------------------

Ketentuan :
1. Harga barang yang tertera belum termasuk ongkos kirim, Semua biaya pengiriman di tanggung oleh pembeli.
2. Pesanan anda tidak akan kami proses sebelum anda melakukan pembayaran dan konfirmasi ke kami.
3. Simpan bukti transfer atau bukti setor jika sewaktu-waktu diperlukan.
4. Barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan (diretur).
5. Jika dalam waktu yang bersamaan ada yang membeli barang yang sama, barang tsb akan terjual kepada yang melakukan pembayaran terlebih dahulu.
6. Barang akan dikirim melalui TikiJNE dengan tarif reguler / POS Indonesia
7. Jika dalam waktu 7(tujuh ) hari tidak melakukan pembayaran, Pesanan anda akan kami hapus dari system/database.
8. Tidak ada minimal pembelian ( tidak ada min order).

Terima Kasih Telah Berkunjung Ke _dwisTROi_.SELAMAT BERBELANJA...
=================================================

follow me on twitter @dwistroi

Jadwal Konser Iwan Fals 2013

Assalamu'alaikum ..


Konser Iwan Fals 2013
Apa kabar suara hati? mudah-mudahan yang terdengar baik. amin.
Tahun 2013, akan ada banyak info menarik seputar bang Iwan Fals , tetapi pada kesempatan kali ini dwisTROi hanya akan menginformasikan mengenai Jadwal Konser Iwan Fals 2013. Jadwal ini akan dwisTROi update secara periodik sesuai info terbaru yang dwisTROi dapatkan.

Mudah-mudahan informasi ini dapat bermanfaat untuk kawan-kawan Falsmania, Ormas Oi dan siapapun yang menantikan Konser Iwan Fals di tahun 2013 ini.

Berikut kami tampilkan Jadwal Konser Iwan Fals 2013


di Gebyar BCA 'Suara Hati', Sabtu 23 Maret 2013 jam 20:00 WIB saksikan di layar kaca Indosiar.



Iwan Fals - Balada Untuk Anak Bangsa

KONSER AMAL ” BALADA KARYA UNTUK ANAK BANGSA ”
Kamis 28 Maret 2013. Pintu venue dibuka 16.00 WIB.
Tiket bisa dibeli di Galeri Malang Bernyanyi alias Museum Musik Indonesia mulai sekarang Perumahan Griya Santa Blok G 407,

Info Pemesanan Tiket "BALADA KARYA UNTUK ANAK BANGSA :


Balada Karya Untuk Anak Bangsa Konser ama
Tanggal : 23 Maret 2013
Tempat : UMM DOME 
Bintang Tamu : Iwan Fals, Tony Q Rasta, Anto Baret 
CP : - Firman - 085608037753 - BEM FISIP 
HTM : 40.000 


” BALADA KARYA UNTUK ANAK BANGSA ”
Bersama :
IWAN FALS, ANTO BARET, TONY Q RASTAFARA akan perform di DOME UMM, Telogo Mas, Landung Sari, Malang, hari Kamis 28 Maret 2013. Pintu venue dibuka 16.00 WIB.
Tiket bisa dibeli di Galeri Malang Bernyanyi alias Museum Musik Indonesia mulai sekarang Perumahan Griya Santa Blok G 407,
telp 0341 490948.
HTM: Rp 50.000
Atau
Harie Sangean/MMI TEAM ( 0815552234 )
Fauzy/MMI TEAM ( flexi 03418188810 )

*untuk informasi tiket, silahkan langsung kontak nomer yang ada diatas. dwisTROi hanya sekedar menginforkasikan jadwal Konser Iwan Fals tahun 2013.

Jadwal Konser Iwan Fals tahun 2013 sementara yang kami peroleh 18 Juni 2013 IWAN FALS – HARJO ANTHONY akan tampil dalam acara Pekan Raya Jakarta Fair 2013.


” KONSER IWAN FALS BERSAMA T** KOPI ”
 
JADWAL KONSER IWAN FALS DAN TOP COFFEE.
13 April - PONTIANAK: Stadion Krisdasana, Singkawang
20 April - LAMPUNG: Lapangan Enggal
09 Mei - CIKAMPEK: Armed, Purwakarta
11 Mei - PALEMBANG: Lapangan Palembang Trade Center (PTC)
18 Mei - BATAM: Alun-Alun Engku Putri
25 Mei - RANGKASBITUNG: Alun-Alun
01 Juni - TASIKMALAYA: Lapangan Lanud
15 Juni - ACEH: Lapangan Biangpadang
22 Juni - SUKABUMI: Lapangan Merdeka
*Jika ada kesalahan harap informasikan kepada kami.


TOPConcert UPDATE

25 MEI 2013 LAPANGAN WULANDIRA - SERANG
01 JUNI 2013 LAPANGAN LANUD - TASIKMALAYA
08 JUNI 2013 STADION DIPONEGORO - SEMARANG (HTM Rp 20.000) -> 1 KAOS dan 6 SACHET TOP Coffee.


*jika kawan-kawan ada info terbaru jadwal konser Iwan Fals 2013, silahkan infokan ke dwisTROi via twitter di @dwisTROi

Kalender Iwan Fals 2013 Gratis

Tidak terasa kita sudah di penghujung tahun 2012 ini, yang isunya tahun di tahun 2012 akan terjadi kiamat. Alhamdulillah, itu hanya isu belaka. Seperti diawal tahun lalu, dwisTROi mencoba membuat kalender 2012 dengan design yang sangat sederhana (mudah-mudahan banyak yang suka).
Nah, kali ini dwisTROi ingin membuat kembali Kalender Iwan Fals 2013 dengan design yang masih sama (gapapa ya kawan-kawan). Hmmm... langsung saja deh, berikut dwisTROi tampilkan previewnya dibawah ini. Oia, ada dua design kalender untuk masing-masing gambarnya. Untuk download langsung saja klik download ya sob.



Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan tanggal dan harinya. Silahkan informasikan kepada dwisTROi via @dwistroi jika ada kesalahan diatas.
Kami dari dwisTROi Groups mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2013, semoga ditahun 2013 rencana, tujuan dan cita-cita kita semua dapat terwujudkan. Amin.

Lirik dan Kord Iwan Fals Jendela Kelas Satu

Lirik dan Kord Gitar Iwan Fals - Jendela Kelas Satu :

Lirik Kord Iwan Fals Jendela Kelas Satu
Intro : D Bm D Bm

D        A       G      D
Duduk dipojok bangku deretan belakang
D      A         Bm
Didalam kelas penuh dengan obrolan
      A   G       D
Selalu mengacau laju khayalan
D       A          G       D
Dari jendela kelas yang tak ada kacanya
  D           A           Bm
Dari sana pula aku mulai mengenal
  A     G     D
Seraut wajah berisi lamunan

Int: D C#m Bm A G DEm A
     D C#m Bm A D

D       A        G     D
Bibir merekah dan merah selalu basah
 D       A      Bm
Langkahmu tenang kala engkau berjalan
    A     G     D
Tinggi semampai gadis idaman

Reff :
F#m        Bm
Kau datang membawa
F#m    Bm
Sebuah cerita
   G      D     A      D
Darimu itu pasti lagu ini tercipta
   G      D     A      D
Darimu itu pasti lagu ini tercipta

Int: G F#m Bm A G Bm
     G F#m G C Bm A Bm G Bm A Bm G Bm

D       A          G       D
Dari jendela kelas yang tak ada kacanya
 D         A      Bm
Tembus pandang kekantin bertalu rindu
      A   G      D
Datang mengetuk pintu hatiku

F#m        Bm
Kau datang membawa
F#m    Bm
Sebuah cerita
   G      D     A      D
Darimu itu pasti lagu ini tercipta
   G      D     A      D
Darimu itu pasti lagu ini tercipta

Powered © 2007 - 2012 dwistroi.com thx to Ourblogtemplates.com

Kembali Keatas

Blogger templates by OurBlogTemplates.com